ANALISIS KIMIA DAN NILAI TAMBAH BOTOK IKAN KERING
Abstrak
Botok ikan merupakan makanan olahan masyarakat Sambas berupa campuran bumbu tradisional seperti daun kesum, daun kunyit, daun mengkudu dan kelapa sangrai sehingga memberikan citarasa berbeda dari botok ikan yang ada pada daerah lain di Indonesia. Analisis kimia pada botok ikan kering ini untuk mengetahui kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein dan kadar karbohidrat yang terkandung di dalam botok. Hasil analisis kimia dapat digunakan untuk memastikan produk botok ikan kering ke depannya dapat memenuhi standar kualitas pangan sehingga bisa memaksimalkan peluang kompetisi di pasar yang lebih luas. Metode hayami digunakan untuk menganalisis nilai tambah botok ikan kering. Berdasarkan hasil analisis nilai tambah inovasi botok ikan kering khas Sambas menunjukkan dengan ouput produksi 4 kg per proses, input 2 kg didapat faktor koversi sebesar 2kg, artinya dari 1 kg ikan segar yang diolah menjadi 2 kg botok ikan kering. Nilai output menghasilkan Rp.300.000/kg berasal dari faktor konversi dikalikan dengan harga output. Nilai tambah didapat sebesar Rp.188.000/kg didapat dari hasil pengurangan nilai output dan sumbangan input dikurang harga bahan baku.




