

Jurnal Agroindustri Pangan berkomitmen menjaga integritas penelitian dan publikasi ilmiah. Setiap dugaan pelanggaran etika penelitian atau publikasi akan ditangani secara objektif, rahasia, dan adil dengan mempertimbangkan bukti yang tersedia.
Bentuk pelanggaran yang dapat ditindaklanjuti meliputi:
Fabrikasi data, yaitu membuat data atau hasil penelitian yang sebenarnya tidak pernah diperoleh.
Falsifikasi data, yaitu memanipulasi bahan, proses, data, atau hasil penelitian sehingga tidak menggambarkan kondisi sebenarnya.
Plagiasi atau penggunaan karya orang lain tanpa atribusi yang memadai.
Publikasi ganda atau pengiriman naskah yang sama secara bersamaan ke beberapa jurnal tanpa memenuhi ketentuan yang berlaku.
Manipulasi kepengarangan, kutipan, atau proses penelaahan.
Pelanggaran persetujuan etik penelitian, termasuk penggunaan subjek manusia, hewan, atau bahan penelitian yang memerlukan persetujuan khusus.
Konflik kepentingan yang tidak diungkapkan dan pelanggaran lain yang dapat memengaruhi integritas publikasi.
Pihak yang mengetahui dugaan pelanggaran dapat menyampaikan laporan kepada editor melalui kontak resmi jurnal disertai penjelasan dan bukti pendukung yang relevan.
Editor akan melakukan pemeriksaan awal untuk menilai kelayakan laporan. Apabila diperlukan, editor dapat meminta klarifikasi dari penulis, berkoordinasi dengan institusi terkait, atau meminta pendapat ahli independen.
Pihak yang dilaporkan diberikan kesempatan untuk menyampaikan penjelasan. Informasi mengenai pelapor dan proses pemeriksaan dijaga kerahasiaannya sejauh dimungkinkan.
Apabila pelanggaran terbukti, jurnal dapat mengambil tindakan yang proporsional, termasuk penolakan naskah, koreksi publikasi, penarikan artikel, atau pemberitahuan kepada institusi terkait apabila diperlukan.
Keputusan diambil berdasarkan bukti dan tingkat pelanggaran, bukan semata-mata berdasarkan tuduhan yang belum terverifikasi.

Jurnal Agroindustri Pangan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.