PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DESA BERBASIS KEARIFAN LOKAL TENUN SONGKET KHAS SAMBAS DI DESA SUMBER HARAPAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DESA BERBASIS KEARIFAN LOKAL TENUN SONGKET KHAS SAMBAS DI DESA SUMBER HARAPAN

Main Article Content

Elistia Elistia

Abstract

Saat ini, kewirausahaan desa yang menunjang perekonomian di desa memiliki perhatian
khusus terhadap kesejahteraan masyarakat. Daerah pedesaan membutuhkan pengelolaan
dalam membangun kewirausahaan untuk mengatasi tantangan. Oleh karena itu,
kewirausahaan desa sangat penting dalam mengoptimalkan kesejahteraan masyarakat,
khususnya masyarakat di Desa Sumber Harapan. Desa Sumber Harapan merupakan desa
wisata budaya tenun songket di Kabupaten Sambas. Desa ini terkenal sebagai sentra kerajinan
kain tenun songket khas Sambas. Desa ini memproduksi kain tenun songket menjadi produk–
produk turunannya seperti pakaian, peci, tas, syal, hiasan, dan lain sebagainya. Namun masih
diperlukan penguatan dalam kesiapan kualitas produksi dan pemasaran agar produk
mempunyai kualitas eksport sehingga mampu go international. Proses bisnis usaha tenun
songket telah berlangsung baik secara individu, kelompok, maupun melalui wadah Koperasi
Rantai Mawar. Wirausahawan tenun songket bekerjasama dalam hal pengelolaan usaha.
Analisis kendala dalam menjalankan usaha telah dilakukan. Hasilnya menunjukkan bahwa
kendala utama usaha yang paling tinggi adalah modal. Kendala berikutnya adalah penjualan
yang menurun akibat dampak Covid-19. Selain itu, kondisi pemasaran, stabilitas harga,
kerjasama mitra, keterampilan tenaga kerja, dan bahan baku juga menjadi aspek penting
untuk diatasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan kegiatan edukasi dan pengetahuan pengelolaan
usaha serta pemberdayaan masyarakat desa berbasis kearifan lokal sehingga usaha dapat
berkembang dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini dihasilkan peningkatan pemahaman
tentang pengelolaan aspek permodalan, penjualan, pemasaran, harga, kemitraan, keterampilan
tenaga kerja, bahan baku, peralatan, dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Indikasi geografis
dan motif tenun songket khas Sambas diharapkan dapat memiliki HKI untuk perlindungan,
pengakuan, dan meningkatkan daya saing serta kualitas yang diunggulkan.

Article Details

Section
Articles